PENERAPAN
PEMBELAJARAN LOOSE PART
DI TK
ABA(AISYIYAH BUSTHANUL ATHFAL) 1 PARE
KECAMATAN
PARE KABUPATEN KEDIRI
Tugas dalam rangka memenuhi UAS mata kuliah pengelolaan pengembangan
Dosen
pengampu:
Dr.
ANIK LESTARININGRUM,M.Pd
Oleh:
Nama
: Oktavia Nur Fauziah
NPM
: (17.1.01.11.0010)
PRODI
PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI
FAKULTAS
KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS
NUSANTARA PGRI KEDIRI
2019
Soal
1. Mengapa
loose part sangat cocok dalam pemberian anak usia dini?
(menggunakan landasan teori)
2. Bagaimana
desain penerapan loose part di sekolah anda?(lengkapi dengan foto hasil
penerapan di sekolah berserta langkah- langkah penerapan lengkap dengan
tema/sub tema serta materi pembelajaran yang di gunakan saat itu)
3. Bagaimana
kendala saudara ketika menerapkan
pembelajaran menggunakan loose part di sekolah anda?
Jawaban
1. Di
karenakan loose part merupakan media bahan ajar yang kegunaanya dalam
pembelajaran anak tidak pernah ada habisnya. Anak- anak akan menjadi kreatif
dengan adanya prinsip penggunaan bahan ajar loose part mereka bebas berkreasi
membongkar pasang bahan ajar sesuai dengan imajinasi mereka. Dan sebagai alat
untuk mengeksplorasi berbagai aspek: pemecahan masalah kreatifitas,kosentrasi,
motorik halus,sains, pengembangan bahasa,seni,logika, teknik. Dan dapat
meningkatkan sikap kooperatif dan sosialisasi anak.
2. RPPH TK ABA I PARE
Semester :
II/ JANUARI/I
Hari/
tanggal : jum’at 3
januari 2020
Kelompok/
usia : A/4-5 Tahun
Tema/
sub tema : Rekreasi/
membuat pantai pasir ungu.
A.
Materi
kegiatan
1. Doa
sebelum dan sesudah belajar
2. Tempat
rekreasi
3. Berdiskusi
tentang menjaga tempat kebersihan rekreasi(1.2.2)
4. Membuat
dan memasukan daun pepaya ke sedotan(3.3-4.3.3)
5. Kolase
gambar ikan dengan menggunakan bahan media dari
biji jagung(3.6-4.6.1)
Materi yang masuk dam
sop untuk pembiasaan:
1. Mengucapkan
salam
2. Doa
sebelum belajar dan mengenal aturan permainan
3. Mencuci
tangan sebelum dan sesudah makan(2.1.2)
Alat dan bahan
1. Sedotan,
lidi, daun pepaya
2. Sumbo
warna hijau,stroafoam,koran
3. Air,pasir
ungu, kardus,stik es krim, biji jagung.
B.
Pembukaan
(30 mwnit):
1. Bernyanyi
berlibur ke pantai
2. Tepuk
semangat
3. Doa
sebelum belajar
4. Berdiskusi
tempat rekreasi
C.
Inti (60 menit):
1. Anak
mengamati : temppat
rekresi
2. Anak
bertanya :
tengang tempat rekreasi pantai
3. Anak
mengumpulkan informasi: anak mengenal ciri khas tempat
rekreasi
pantai
4. Anak
menalar :
membuat pantai
5. Anak
mengkomunikasikan:
Kelompok
1 : anak mengkolase gambar ikan dengan media dari biji jagung
Kelompok
2 : anak memasukan air ke dalam mangkok dan membuat air warna hijau
Kelompok
3 : anak membuat pohon kelapa dari daun pepaya dan sedotan
Kelompok
4 : anak menata pasir di samping air hijau pantai
Recelling:
1. Menanyakan
kegiatan apa saja yang di mainkan anak.
2. Menguatkan
konsep tentang tempat rekreasi
D.
Penutup
(15 menit):
1. Menanyakan
perasaan selama hari ini
2. Bercerita
pendek yang berisi pesan-pesan
3. Berdoa
setelah belajar Bahan:
Kegiatan
3 : anak membuat pohon kalapa dari media daun pepaya dan sedotan.
Ini
saat kegiatan anak memasukan pohon kelapa stroafom.
Ini
saat mereka bekerja sama menata pasir.
Mereka sangat antusias dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Mereka sangat antusias dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
3. kendala saat menerapkan pembelajaran loose parts
di lembaga saya yatu:
- masih ada 1 anak laki-laki alvin yang belum bisa
memasukan daun pepaya ke dalam sedotan dan meminta bantuan ke ibu guru saat kegitan ke tiga membuat pohon kelapa dari
media sedotan dan daun pepaya
- banyak anak- anak yang ingin berebut ke kegiatan 4
saat menata pasir.
- kurang
adanya pembutan perahu dan pagar pantai dari steak es krim.
Daftar referensi: https//buhrin
gurusiana.id/article/pembelajaran-berbasis-konten-steam- dan
loosepart.










Komentar
Posting Komentar